Selasa, 13 November 2012

Review Malam : Stars And Rabbit




Stars And Rabbit. Saya mengetahui band pop folks asal Jogja ini bukan secara ajaib. Saya tahu justru dari hasil blogwalking ke blog fashion blogger, Diana Rikasari. Hasil blogwalking itu saya manfaatkan dengan baik, dengan mencomot lebih banyak lagu-lagu Stars And Rabbit dari youtube.
Dan saya jatuh cinta, khususnya dengan Elda, sang vokalis.
Bagaimana tidak? Elda memang layak di-jatuhcinta-i, menurut saya. Dari beberapa videonya di youtube, terekam jelas bagaimana aksi panggung Elda setiap menyanyikan lagu-lagu Stars And Rabbit. Khas. Khas sekali. Selain itu, suaranya yang kekanak-kanakan dan jujur—menurut saya—serta lagu-lagu Stars And Rabbit yang mengandung lirik-lirik tak klise membuat saya makin menikmati lagu mereka.




Dan Minggu lalu, saya menyaksikan langsung perform Stars And Rabbit di Surabaya, di sebuah flea market bertema Hippieland. Bersyukur saya bisa berdiri pada front row karena penonton tak sebegitu sesak, maklum, mereka masih tergolong indie dan belum banyak yang tahu. Elda terlihat begitu cantik, seperti peri dengan dress merah muda dan headband. Yang mengejutkan, ternyata Elda asli Deltasari, Sidoarjo. Maka, selama di panggung Elda mengajak penonton ber-ba-bi-bu dalam bahasa Surabaya, yang berkawasan tak jauh dari Sidoarjo. Selain itu, Elda memiliki selera humor yang bagus. Ah, dia seunik dan secantik Zooey Deschanel, salah satu alasan saya menyukai lagu-lagu She And Him.
Lepas dari masalah penampilan, Elda membawakan beberapa lagu yang tak asing di telinga saya. Catch Me, Man Upon The Hill, Worth It, You Were The Universe, dan beberapa saya lupa judulnya. Suasana mulai hidup ketika mereka membawakan lagu Worth It, lagu yang membawa nama mereka sebagai band indie melambung di kancah Internasional. Maka, wajar jika banyak penonton yang bisa mengikuti liriknya karena labih familiar. Sayang, mereka tidak membawakan dua lagi lainnya yang paling saya tunggu, Like It Here dan Rabbit Run.
Hal menakjubkan setelah itu adalah bagaimana Elda menari di panggung. Sedikit aneh, awalnya. Tapi, dari sana saya sadar letak estetika menyaksikan penampilan mereka adalah pada gesture tubuh Elda yang terlihat begitu menikmati penampilannya hingga tak peduli bagaimana pendapat orang lain.
Ah, Elda lagi. Saya bukan lesbian, kok. Hanya saja, saya suka melihat perempuan seperti Zooey Deschanel dan Elda, yang benar-benar punya karakter. Yang benar-benar orisinil.
And Stars And Rabbit was successfully made my day. What a good good Sunday.

5 komentar:

vanda kemala mengatakan...

Deltasari bukannya masuk wilayah Sidoarjo?

Dwi Putri Mayangsari mengatakan...

Rumahnya dulu di Delta Sari (Sidoarjo).
Tapi lahirnya di RKZ :)

*gitu kata mbak elda :)

Putripus mengatakan...

Hehe makasih, sudah diralat :)

sastrasipilindonesia mengatakan...

Wah, kalau ada liriknya lebih bagus lagi mbak. Mohon ditampilkan di sini. Hehe

Putripus mengatakan...

hehe,maaf untuk liriknya saya nggak bisa nampilin karena saya sendiri cukup susah nyarinya :))

Posting Komentar

Silakan meninggalkan jejak :)

Cari di Sini

 
 
Copyright © Sepotong Keju
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com