Minggu, 12 Desember 2010

Jangan Jadi Lilin


Mati.

Sumbunya masih mencuat pendek, namun apinya telah padam.

Aku nyalakan lagi, bakar lagi.

Tapi tak lama, kemudian mati lagi.

Lilinnya habis.


“Jangan jadi lilin yang berusaha tegar di depan orang lain, padahal sendirinya rapuh”

-Bu Mus, guru Matematika SMA saya-

5 komentar:

Unknown mengatakan...

nice posting. salam kenal.

@adarmawans mengatakan...

blogwalking :p

ferinaoktavia mengatakan...

intinya, jgn sok tegar gt ya? yayaya

Putripus mengatakan...

@cumelo : thaaanks, salam kenal juga :)

@mas adit : oh, komen yang lain please

@fefe : yeah, you know it :)

andri K wahab mengatakan...

kalo jd lampu teplok, gimana ?...^_^

Posting Komentar

Silakan meninggalkan jejak :)

Cari di Sini

 
 
Copyright © Sepotong Keju
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com