Sabtu, 18 Desember 2010

Jatuh

Ada secangkir senyuman menarik yang kamu tawarkan malam itu.

Tulus, kamu tak pernah setulus itu tersenyum.

“Jadi, kamu sedang jatuh cinta ?”

Aku tertunduk. “Iya”

Lalu kamu pergi, dengan keasyikanmu.

Seolah kamu amnesia, melupakan topik yang hendak kita bicarakan.

Lalu semuanya berhenti di situ saja.

***

Coba kamu tanyakan lagi “dengan siapa kamu jatuh cinta ?”, karena jujur aku sangat ingin menjawab “denganmu”…

2 komentar:

Andri Edisi Terbatas mengatakan...

andai postingan ini di baca si "anu", mungkin pertanyaan itu akan berkunjung kpdmu kali yh ?...xixixixi...^_^

Putripus mengatakan...

aduh jangan deh, jangaaan -_-

Posting Komentar

Silakan meninggalkan jejak :)

Cari di Sini

 
 
Copyright © Sepotong Keju
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com