Senin, 24 Januari 2011

Terbang

source : google


Ada selembar langit biru cerah yang kamu bentangkan di atas mataku ketika kita bersandar pada hamparan rumput hijau yang luas.

Cumulonimbus tetap diam, tak berarak seperti serabutan awan lainnya. Tapi dia tetap yang tergagah, menantang cuaca cerah dengan gumpalan putihnya yang menggemaskan.

Kita pernah membicarakan hal itu, bahwa suatu saat nanti, entah kapan, kita akan bisa terbang.

Entah dengan pesawat terbang, atau kemungkinan terajaib bahwa tiga puluh tahun mendatang para ilmuwan akan menciptakan sayap yang bisa dibeli dan digunakan.

Dan kita terbang.

Ya, itu adalah obrolan yang selalu kita ulangi, dan aku sangat menyukainya.

Mungkin, itu adalah obrolan paling tidak penting yang akan terus kita bicarakan hingga akhirnya suatu saat nanti, entah kapan, kita bisa terbang.

0 komentar:

Posting Komentar

Silakan meninggalkan jejak :)

Cari di Sini

 
 
Copyright © Sepotong Keju
Blogger Theme by BloggerThemes Design by Diovo.com